Semua Butuh Proses (Cerpen 500 kata)

 


Semua butuh Proses 

Pagi yang cerah dengan Pemandangan yang sangat indah aku Melakukan joging di lapangan bola, yang tidak jauh dari rumahku. Aku tidak sendiri, singkat cerita aku istirahat Untuk minum.

"Rin, aku liat kamu setiap pagi Joging" Tanya Sri "Iya nih, Alhamdulillah" jawabku. 

"kamu juga rajin Joging Sri "

"Ah.. tidak baru Pagi ini aku joging itu Pun karena berat badan ku naik," jelas Sri".

kami pun tertawa bersama dan melanjutkan Joging. Hingga tak terasa sudah jam 7 pagi, karena kami asik Memetik Pakis dan daun singkong, di kampungku sangat banyak pakis dan daun singkong, bahkan tumbuh tanpa di rawat aku Pun Pulang kerumah, mandi kemudian sarapan dengan Bapak, bu, dan adik ku. 

"Muk, tolong ambilkan air." Ucap Bapak ku

 "Baik Pak," kata ku.

Aku terdiam bingung, karena aku memikirkan ingin memulai dari mana untuk berbicara dengan bapak, membahas aku

Ingin Meminta ijin untuk ke Nanga Pinoh, karena ada lathan TC Persiapan POPDA."

"Kau kenapa?". Tanya adik ku

"Tidak apa-apa", ucap ku

Makan Pun selesai, aku mulai memberanikan diri untuk Mengajak Bapak berbincang diruang tamu.

"Pak di Pinoh ada Seleksi atlet Volly untuk keberangkatan POPDA, mewakili kabupaten." jelas ku.

 "kapan mulai lomba nyag tanya bapak.

"Dua bulan lagi akan mulai." ucap ku

"loh, Singkat Sekali latihan nya. Pemilihan saja belum? Kata- bapak "iya Pak, aku pengen ikut seleksi Pak Jelasku dengan takut.

kamu yakin?" tanya bapak. "dalam waku sesingkat ini, mungkin mereka sudah memiliki pemain yang sangat bagus, kamu saja masih jarang latihan lagi."

" tapi pak, aku ingin mencoba ikut,siapa tau aku terpilih", ucap ku

Tanpa jawaban bapak langsung pergi ke kebun,aku pun bingung mengapa bapak bersikap seperti itu, setelah itu aku pergi kerumah teman-teman ku untuk membahas perlombaan tersebut.

" Assalamualaikum,pera", ucap ku dengan keras

"Wa'alaikumsallam. Iya? jawab pera dengan keras "lagi apa Bor?",tanya ku dengan bencanda ke temanku

 "Lagi nonton Volly nih, kenapa rin?" ucap Pera 

"Ada yang ingin aku sampaikan, coba kita panggil wilda dan Sri ada yang ingin aku sampaikan," jelas ku.

Kami pun bergegas memanggil sri dan wilda, setelah itu kami membeli makanan ringan diwarung kecil disebelah tokoh milik mereka sri, kami pun selesai memanggil sri dan wilda, lanjut berkumpul dirumah Pera, tapi sebelum membahas POPDA kami makan terlebih dahulu, SambiI berbincang tentang pasangan, yah kami sangat suka dengan artis Korea, bahkan kami sering mengaku menjadi anggota "Black Pink" Singkat cerita kami pun telah Selesai Makan dan kami mulai membicarakan tentang POPDA. Seleksi POPDA

"Jadi bagaimana teman-teman?" tanya ku "Bagaimana apanya?" tanya wilda

POPDA kah?" Tanya Sri 

"iya, kita bahas POPDA ya" ucap Pera

 "Aku kepikian untuk  mendaftar seleksi POPDA" kata ku 

"Aku juga ingin ikut" ucap pera 

"aku juga. tapi aku tidak yakin" kata Sri "

aku juga", jelas wilda.

" Loh, kenapa kalian tidak yakin?! Kataru." kita harus Mencoba baru tau hasilnya, jangan takut?"

Pembahasan tentang POPDA pun berlanjut, hingga Jam sudah menunjukan ke waktu Sore, dimana Waktu nya main Volly kami pun bersiap-siap untuk bercingkat main ke kampung Sebelah, karena disana mereka berani mengajak Taruhan yang tidak seperti biasanya dan kami pun berangkat,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Bahasa Indonesia

KULTUR SEKOLAH